Halloween party ideas 2015

5/09/2017 02:01:00 PM
Basuki Tjahaja Purnama atau yang lebih akrab disapa Ahok divonis dua tahun penjara.
Tak hanya itu, suami dari Ibu Veronica  sekaligus yang masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta ini  pun harus menghuni ruang penjara.

"Menyatakan, memutuskan terdakwa Insinyur Basuki Tjahaja Purnama terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindakan penodaan agama dan menjatuhkan pidana penjara selama dua tahun, " kata Ketua Majelis Hakim Dwiarso Budi Santiarto di PN Jakarta Utara yang digelar di Kementerian Pertanian, Selasa (9/5/2017).

Dikutip dari Otonomi, Hakim memutuskan Ahok terbukti bersalah sesuai dengan dakwaan Pasal 156a KUHP. Hakim pun memerintahkan kepada Jaksa Penuntut Umum untuk melakukan penahanan terhadap terdakwa.
[ads-post]
Hakim menyatakan, hal-hal yang memberatkan dalam putusan ini adalah Ahok tidak merasa bersalah. Selain itu, tindakan Ahok telah menimbulkan keresahan dan mencederai umat Islam.

Sedangkan hal yang meringankan, Ahok belum pernah dihukum, bersikap sopan dan kooperatif selama persidangan.

Vonis ini lebih berat dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum. Sebelumnya, tim Jaksa yang diketuai Ali Mukartono, menuntut Ahok dengan hukuman 1 tahun penjara dengan masa percobaan 2 tahun. Ahok dinyatakan terbukti bersalah karena melakukan keonaran.


Jaksa menyatakan Ahok terbukti melanggar ketentuan Pasal 156 Kitab Undang-undang Hukum Pidana. Pasal tersebut mengatur, seseorang yang dengan sengaja menyatakan perasaan permusuhan, kebencian, atau penghinaan terhadap suatu atau beberapa golongan rakyat Indonesia.

Kasus penodaan agama yang dituduhkan kepada Ahok dimulai ketika dia berpidato di Pulau Pramuka, Kepualauan Seribu, Jakarta. Saat itu warga sedang panen ikan kerapu.

"Jadi jangan percaya sama orang, kan bisa saja dalam hati kecil Bapak Ibu enggak bisa pilih saya ya kan? Dibohongi pakai Surat Al-Maidah 51, macam-macam itu."

"Itu hak Bapak-Ibu ya. Jadi kalau Bapak-Ibu perasaan enggak bisa kepilih nih, karena saya takut masuk neraka karena dibodohin gitu ya, enggak apa-apa," itulah kalimat yang menyeret Ahok ke meja hijau.

Post a Comment

recentpost
Powered by Blogger.