Kasus Cak Budi: Akhirnya Fortuner dijual dan donasi Rp1,7 milyar disalurkan

Aktivis sosial yang dikenal sebagai Cak Budi akhirnya menyalurkan semua donasi sebesar Rp1,7 miliar ke lembaga amal setelah dicerca dengan tudingan menyalahgunakan sumbangan untuk membeli mobil dan ponsel mewah.

Cak Budi yang banyak mengunggah kegiatannya di media sosial ini, diketahui membeli iPhone dan mobil Fortuner dengan menggunakan uang donasi yang diberikan para donatur untuk membantu orang-orang yang kurang mampu.

Hal ini terungkap awal pekan ini setelah sebuah akun Instagram mengatakan bahwa aktivis sosial itu sering mentrasfer donasi ke rekening pribadi.
[ads-post]
Namun Cak Budi, atau pria bernama lengkap  Budi Nur Ikhsan ini mengatakan bahwa pembelian itu dilakukan untuk menunjang kegiatan amal yang dilakukan di berbagai tempat yang sulit dijangkau, dan tidak menggunakannya untuk kepentingan pribadi.

"Tapi kenapa harus iPhone 7 dan Fortuner?" tanya satu pengguna Instagram dengan geram.

 "Harusnya Anda malu ,Sebagai seorang yang peduli pada fakir miskin, Anda membeli barang mewah."komentar Netizen.

Berbagai komentar juga mengajak pengguna media sosial untuk menyalurkan donasinya ke lembaga amal saja, bukan ke individu agar penyaluran dana lebih transparan.

Dikutip dari BBC Indonesia , stelah dihujani banyak kritikan, Cak Budi dalam akun Instagramnya (@cakbudi_) mengatakan telah menjual mobil Fortuner dan menyalurkan seluruh donasi ke lembaga amal Aksi Cepat Tanggap dengan total Rp1,7 milyar.

Uang itu mencakup donasi netizen yang diterima melalui rekening pribadi sebesar Rp560 juta, penyaluran dana lewat situs kitabisa.com Rp814 juta, dan hasil penjualan mobil Rp400 juta.

Dia juga meminta maaf karena 'telah mengecewakan banyak pihak.'

Kepada BBC Indonesia Lina Yusi Anggrawati, istri Cak Budi yang ikut membantu aktvitas sosialnya mengakui bahwa segala pencatatan donasi tidak dilakukan dengan rapi.

"Sangat disayangkan, saya sebagai ibu rumah tangga memang agak kesulitan mencatat, memang seharusnya ada yang mengelola," katanya saat ditanya jumlah total warga yang dibantu dan uang yang telah disalurkan.

Lina mengatakan mobil Fortuner selalu digunakan suaminya untuk akvititas sosial dan tidak pernah digunakan untuk kepentingan pribadi.

"Ada banyak informasi datang ke kita (dari akun Instagram), tentang orang yang butuh bantuan di Malang, Kediri, dan kota lain. Jadi dia sering pergi, dua hari pulang, besoknya pergi lagi. Sekali jalan bisa bertemu 10 orang untuk memberi donasi."tutur Lina.

Untuk sumbangan, Lina mengatakan Cak Budi bisa memberi sekitar Rp2-3 juta per orang sesuai kebutuhan dan sekitar Rp10-15 juta untuk bedah rumah.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel