Halloween party ideas 2015

6/07/2017 01:44:00 PM
Tiga remaja Hongkong ditangkap oleh kepolisian Thailand karena mencoba menyelundupkan 12,3 kilogram kokain seharga HK $ 11 juta (US $ 1,41 juta).

Berdasarkan laporan dari Singtao Daily , ketatnya hukum Negara Thailand melawan obat-obatan terlarang, karena jumlah obat yang mereka bawa melebihi 100 gram, tersangka yang merupakan seorang wanita berusia 19 tahun bermarga Fong, seorang wanita berusia 22 tahun yang bermarga Tung dan seorang pria berusia 24 tahun yang bermarga Yau  menghadapi hukuman penjara minimal 20 tahun Penjara , atau bahkan hukuman mati.

Thailand dan Hong Kong tidak memiliki perjanjian ekstradisi.

Pihak berwenang Thailand mencari seorang wanita yang telah diduga membayar HK $ 8.000 untuk masing-masing dalam mengangkut obat-obatan terlarang dari Brasil tersebut .


Berdasarkan sebuah keputusan dari pihak berwenang Hong Kong sehari sebelumnya, petugas bea cukai Thailand dan agen anti-narkotika mencegat ketiga pemuda tersebut di Bandara Suvarnabhumi ,Bangkok sekitar  pukul 2 siang , pada hari Minggu ( 05/06/2017).

Mereka ditangkap setelah bungkusan kokain ditemukan di kompartemen rahasia koper mereka.

Departemen Imigrasi Hong Kong mengatakan telah meminta Kantor Komisaris Kementerian Luar Negeri di Hong Kong SAR dan Kedutaan Besar China di Thailand untuk memberikan bantuan kepada para tersangka atas permintaan keluarga mereka.

Sumber lain mengatakan,  Tung, seorang pelayan bar di Hong Kong, dipekerjakan oleh seorang wanita, yang dikenal sebagai Ming Jie, untuk mengangkut obat-obatan terlarang dari Brasil ke Bangkok.

Tung kemudian merekrut Fong dan Yau secara online untuk bergabung dengannya dalam operasi tersebut.

Dikutip dari Ming Pao Daily , Ming Jie, yang dikatakan bekerja untuk sindikat narkoba, masing-masing membayar tiga tersangka sebesar HK $ 8.000 untuk pekerjaan tersebut.

Wanita itu seharusnya menunggunya di sebuah hotel di pusat kota Bangkok untuk menerima kargo tersebut, tapi dia tidak bisa ditemukan saat petugas polisi tiba di tempat itu dan bisa kembali ke Hong Kong, kata beberapa sumber.

Otoritas Thailand dan Kong Kong bekerja sama untuk memburunya.

Post a Comment

recentpost
Powered by Blogger.